- Home »
- Karya Ilmiah
Unknown
On Jumat, 03 Mei 2013
Karya ilmiah (bahasa
Inggris: scientific paper) adalah laporan tertulis dan diterbitkan yang
memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang
atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan
ditaati oleh masyarakat keilmuan. Menurut pengertian lain karya ilmiah adalah
tulisan yang berisi argumentasi penalaran keilmuan yang dikomunikasikan lewat
bahasa tulis yang formal dengan sistematis-metodis dan menyajikan fakta umum
serta ditulis menurut metedologi penulisan yang benar. Karya ilmiah ditulis
dengan bahasa yang konkret, gaya bahasanya formal, kata-katanya teknis dan
didukung fakta yang dapat dibuktikan kebenarannya.
Karya ilmiah mempunyai
3 ciri yaitu:
Karya ilmiah harus
merupakan pembahasan suatu hasil penelitian (faktual objektif). Artinya sesuai
dengan objek yang diteliti.
Bersifat metodis dan
sistematis
Menggunakan ragam
bahasa ilmiah yang baku dan formal, bahasanya bersifat lugas agar tidak
menimbulkan penafsiran dan makna ganda.
Macam – macam Karya
Ilmiah:
Karya Ilmiah Pendidikan
Karya Ilmiah pendidikan
digunakan untuk tugas meresume pelajaran, serta persyaratan mencapai suatu
gelar pendidikan, karya ilmiah terdiri dari :
Paper ( Karya Tulis)
Pra
Skripsi
Skripsi yaitu karya
tulis ilmiah yang mengemukakan pendapat penulis berdasar pendapat orang lain.
Thesis yaitu karya
tulis ilmiah yang sifatnya lebih mendalam daripada skripsi.
Disertasi yaitu karya
tulis ilmiah yang mengemukakan suatu dalil yang dapat dibuktikan oleh penulis
berdasar data dan fakta yang sahih dengan analisi yang terinci.
Karya Ilmiah Penelitian
Karya ilmiah penelitian
terdiri dari :
Makalah seminar
Laporan hasil
penelitian
Jurnal Penelitian
SEMI
ILMIAH
Semi Ilmiah adalah
karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta umum dan menurut metodologi
panulisan yang baik dan benar, ditulis dengan bahasa konkret, gaya bahasanya
formal, kata-katanya teknis dan didukung dengan fakta umum yang dapat
dibuktikan benar atau tidaknya. Semi ilmiah ini juga merupakan sebuah penulisan
yang menyajikan fakta dan fiksi dalam satu tulisan dan penulisannya pun tidak
semiformal tetapi tidak sepenuhnya mengikuti metode ilmiah yang
sintesis-analitis karena sering dimasukkan karangan non-ilmiah. Maksud dari
karangan non-ilmiah tersebut ialah karena jenis Semi Ilmiah memang masih banyak
digunakan misalnya dalam komik, anekdot, dongeng, hikayat, novel, roman dan
cerpen. Karakteristiknya berada diantara ilmiah.
Ciri-ciri Semi Ilmiah:
Emotif
Kemewahan dan cinta
lebih menonjol, tidak sistematis, lebih mencari keuntungan dan sedikit
informasi.
Persuasif
Penilaian fakta tanpa
bukti. Bujukan untuk meyakinkan pembaca, mempengaruhi sikap cara berfikir
pembaca dan cukup informative.
Deskriptif
Pendapat pribadi,
sebagian imajinatif dan subjektif.
Kritik tanpa dukungan
bukti.
Contoh :
Manga, merupakan
sebutan untuk komik di Jepang. Tidak ada yang tahu secara pasti kapan komik
masuk pertama kali ke Jepang, tetapi pada mulanya komik Jepang adalah peniruan
dari film animasi Walt Disney oleh Ozamu Tezuka (1928-1989) dan merupakan cikal
bakal dari komik Jepang modern. Beliau mengekspresikan gerakan film-film
animasi Walt Disney ke dalam komik Jepang. Karya-karya beliau setelah akhir
perang dunia II membuka era baru untuk komik Jepang.
KARYA NON ILMIAH
Karya non ilmiah sangat
bervariasi topik dan cara penyajiannya, tetapi isinya tidak didukung fakta
umum, ditulis berdasarkan fakta pribadi, umumnya bersifat subjektif, gaya
bahasanya bisa konkret atau abstrak, gaya bahasanya formal dan popular. Satu
ciri yang pasti ada dalam tulisan fiksi adalah isinya yang berupa kisah rekaan.
Kisah rekaan itu dalam praktik penulisannya juga tidak boleh dibuat
sembarangan, unsur-unsur seperti penokohan, plot, konflik, klimaks, setting dan
sebagainya.
Ciri-ciri Karya Non
Ilmiah:
- Bersifat
persuasif
- Ditulis
berdasarkan fakta pribadi
- Fakta
yang disimpulkan subyektif
- Bersifat
imajinatif
- Gaya
bahasa konotatif dan populer
- Situasi
didramatisir
- Tidak
memuat hipotesis
- Penyajian
dibarengi dengan sejarah
Contoh :
karya non ilmiah
diantaranya cerpen, puisi, novel, komik
Emotif : Kemewahan dan cinta lebih menonjol, tidak
sistematis, lebih mencari keuntungan dan sedikit informasi.
Persuasif : Penilaian
fakta tanpa bukti. Bujukan untuk meyakinkan pembaca, Mempengaruhi sikap cara
berpikir pembaca dan cukup informatif.
Deskriptif : Pendapat pribadi, sebagian imajinatif dan
subjektif.
Kritik : tanpa dukungan bukti.
Sumber : http://ekhafr.blogspot.com/2013/03/perbedaan-karya-ilmiah-dan-semi-ilmiah.html
http://inezjohn.blogspot.com/2013/03/karya-ilmiah.html
Diberdayakan oleh Blogger.